Thursday, November 19, 2009

Mahathir Mohamad has criticized Indias aying that it has "made the mistake of being too democratic"

Former Malaysian Prime Minister Mahathir Mohamad has criticized India saying that it has "made the mistake of being too democratic" and compared it unfavourably with China's authoritarian regime.He blamed the West for making democracy and freedom the cornerstone of progress.


1) CHINA has a seat in UN Security Council, INDIA does NOT!
2) CHINA just host 2008 Olympic Games, INDIA still NOT YET CAPABLE!
3) CHINA communism, more time too develop the county, INDIA too democratic, wasting time on arguing each other!
4) CHINA close tie with Pakistan.. Pakistan GDP percapita more greater than INDIA
5) CHINA has successfully developed and tested anti-satellite missiles, INDIA is behind
6) CHINA is ahead of space programme, INDIA still arguing on democracy
7) CHINA is leading in Economy, INDIA is very slow
8) CHINA already has Formula One (F1) racetrack in Shanghai, INDIA is just about to build one
9) Whole world are willing to learn and speak in Mandarin Chinese, Indian not so much


somehow Dr. M speak the truth, Malaysia had improved as a country under Dr. M for a reason. Some might call him dictator when he was still our PM but we hav less political argument and more development during his time..
We want more democracy but we are mourning bout current political environment

Democracy can be a hindrance to progress because you spend so much time politicking that you don't have time to develop your country.

"In China, there's not much politics. So, they can spend more time developing their country.





Democratic ?

Taktik baru untuk dapat balik tanah yang sudah dijual .

Saya ada besembang sembang kosong dengan seorang pemimpin kampung terpencil di pendalaman baru baru ini , saya amat terkejut dengan cadangan beliau agar kamu jual saja tanah keluarga kamu , atau kamu ambil saja itu tanah kerajaan , ataupun tanah orang lain yang tidak diusahakan . lepas itu kamu usahakan saja itu tanah , contoh tanam kelapa sawait , tanam getah , tanam sayur , atau lakukan sesuatu untuk memajukan tanah tersebut .Dan bila pemilik tanah itu mahu mengambil tanah itu , kita lapor sama kerajaaan , kononnya tanah kita telah diceroboh oleh pihak pihak luar, Minta Yang Berhormat kewasan masing masing campur tangan , gunakan media massa seperti yang diguna meluas di dalam dunia siber ini . Panggil Pemimpin pemimpin pembangkang untuk menyuarkan isu ini , maka mereka tidak akan berani ambil ini tanah Kononnya .

Alasan mereka
1 tanah adat
2 tanah mereka yang usahakan
3 Mengatakan ada kubur keluarga mereka disana
4 buat / warkah sumpah berdarah
5 besarkan isu ini di media massa

Saya katakan pandangan saya , jika geran tanah sudah keluar ,dan ada pemilik , mereka pasti kalah di mahkamah , mereka katakan jangan takut , kita ada pemimpin pembangkang yang boleh buat bising di Dada akhbar , media alternatif , ataupun suru pemimpin kita sendiri untuk berdiri membawa isu ni , maka makin popular la pemimpin kita ,kata beliau .

Saya secara peribadi merasakan ini tidak betul dan tindakkan yang kurang bijak , jika semua orang berfikiran begini susah la bangsa dan negara .
Fikir jika tanah kamu diambil orang ? terus mereka mengatakkan itu tanah adat mereka , tanah keluarga mereka ? tanah sumber pendapatan mereka ? apa perasaaan kamu ?

Thursday, November 12, 2009

Berhenti Jual tanah !

Saya secara peibadi berasa bimbang akan nasib masyarakat pribumi @ orang asal @ Orang kita ,Yang berkemungkinan menjadi ‘pelarian di negeri sendiri’, jika keghairahan menjual tanah gagal dikawal maka masyarakat pribumi bakal menghadap masalah besar kelak.

Dalam tempoh 10-20 tahun akan datang , masa depan penduduk Pasok Momugun ini berada di tahap Kritikal dan menakutkan. Penjualan tanah di daerah pendalaman ini semakin berleluasa dan menjadi jadi , ekoran daripada tawaran harga tinggi yang diberikan oleh pembeli. Contoh Rm 2 ribu Seekar juga sudah cukup lumayan bagi orang orang kampung ini.

Pada masa ini ,kita dapat menyaksikan banyak geran geran tanah telah berpindah tangan kepada pembeli-pembeli daripada semenajung. Bagi pendapat saya proses penjualan tanah harus diperketatkan , contoh mengenakan syarat syarat tertentu dalam usaha menyelamatkan masa Peduduk Pasok momugun.Saya juga amat kesal kerana ada Orang kita sendiri yang sanggup menadi Orang tengah bagi pembeli dengan orang Kampung yang menjadi dalang dan pengkhianat dalam hal ini.

Penduduk Kampung harus ingat tanah yang dimiliki oleh penduduk merupakan amanah yang diberikan oleh kerajaan. Bukan semua orang diberi tanah , dan ia harus dijaga dengan baik, dan sepatutnya digunakan sepenuhnya untuk meningkatkan sosio ekonomi ,sumber pendapatan mereka, disamping menjadi tanah untuk generasi mereka pada masa akan datang.